[ about me ]
Netty,medan,college,browsing

[ email & channel ]
ce_caem23@yahoo.com

[ My pic ]

[ Buku tamu]

Name :
Web URL :
Message :
[ Visiting ]

Free Web Page Hit Counters
Web Counter

[ blogs favoritos ]

detik

google

jember big family

cerita band hulk


[ temen temen ]

kikin

ari-JC

tuteh

ririezt

fresty

putri

ika

inez

dewi

ivan

RiVan


ArA


FaDjAr


Mentari

[ arsip ]


.:: Layout by ::.

Templates by Marina

Sunday, June 06, 2004

bunda

Arti ibu dalam hidup....
ibu adalah orang yang serba kekurangan...
dia kurang pandai dalam menghitung kesalahan2 anaknya
dia kurang mampu mengingat beban hidup akibat perbuatan2 anaknya
dia kurang semangat dalam mengumpulkan harta, sebab...
semua miliknya adalah untuk anaknya.
dia kurang waktu untuk memperhatikan dirinya , sebab...
seluruh waktu adalah milik anaknya.
dan sisa waktunya adalah berdoa...berdoa...dan terus berdoa...demi anaknya.
i love you, mom

Friday, June 04, 2004

puisi dari seseorang

ATAS NAMA KERINDUAN

Atas nama kerinduan kupanggil..namamu..
Atas nama kerinduan kucumbu..bayangmu..
berharap pagi benar2 membawa nyata hadirmu..

Atas nama kerinduan..kukatakan
aku lelah bercanda dengan waktu..
kuludahi jarak..
kumaki...waktu..
yang...membuat kata jauh
antara...
aku dan kamu...

Atas nama kerinduan..
aku memanggilmu..kembali...

KATA HATIKU

Aku menerimamu dalam hati dan kehidupanku....
jangan kau biarkan aku merasakan takut akan
kehilanganmu......
dan apa yang kau berikan ini hanya mimpi sesaat....
aku minta maaf dari hatiku yang paling dalam...
Aku hanya merasa takut kejadian masa laluku terulang
kembali....
Karna aku lelah...lelah sekali merasakan sakit....
ku harap kau mengerti kasihku.

SELEMBAR PELANGI

selembar pelangi terselip di sela mimpiku
aku tidak tahu bagaimana ia bisa tersesat di situ
seingatku usai hujan aku mendongak kepala
memandang angkasa dengan mulut melongo

selembar pelangi melayang pada bayangmu
kamu memang sering mengundangnya
aku tentu ingat saat kamu menyapanya
melambai dan membingkainya dengan teratai

selembar pelangi berceloteh tentang senja
kita tersentak dengan seluruh muka merah
bumi tahu bahwa hati terlingkari emasnya
membuat alam semesta cemburu pada debu

Angga Setiyawan

Sunday, May 16, 2004

Tatapan Cinta

Pernahkah anda menatap orang-orang terdekat anda saat ia tidur? kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.

Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika tidur, sudah tak akan tampak wajah bengisnya.

Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur. Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya.Orang inilah yang rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Sekarang, beralihlah ke ibu anda.Hmm....kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai - belai tubuh bayi kita itu kini kasar karena terpaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomelin kita, semata-mata karena rasa kasih dan sayangnya itu sering kita salah artikan.

Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu....ayah, ibu, suami, istri, kakak, adik, anak, sahabat...semuanya orang - orang yang tercinta. Rasakan energi cinta yang mengalir pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang terlelap itu. Rasakan getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah di lakukan orang - orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalah pahaman kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah- wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkapkan segalanya, tanpa kata, tanpa suara dia berkata : " Betapa lelahnya aku hari ini" dan menyebab lelah itu ?.......juga untuk siapa dia berlelah - lelah?

Tak lain adalah suami yang bekerja keras mencari nafkah dan istri yang bekerja mengurus, mendidik juga mengurus rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari - hari suka dan duka bersama kita.

Renungan untuk kita semua.....

Resapilah kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah - wajah mereka.....rasakan betapa kebahagian dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua........... bayangkan apa yang akan terjadi jika esok hari mereka "orang - orang terkasih itu tak membuka matanya.....selamanya!"

sumber : kiriman email dari temen